EFEK URBANISASI TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT PERKOTAAN
Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota.
Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran
penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai
permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota
yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan,
fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain
sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan
keluarnya.
Penyebab
urbanisasi atau perpindahan penduduk perdesaan ke perkotaan terjadi karena adanya daya
tarik (pull factors) dari perkotaan dan daya dorong (push
factors) dari perdesaan. Faktor Pendorong dari Desa:
- Faktor
pendorong dan desa yang menyebabkan terjadinya urbanisasi sebagai
beriikut.
- Terbatasnya
kesempatan kerja atau lapangan kerja di desa.
- Tanah
pertanian di desa banyak yang sudah tidak subur atau mengalami kekeringan.
- Kehidupan
pedesaan lebih monoton (tetap/tidak berubah) daripada perkotaan.
- Fasilitas
kehidupan kurang tersedia dan tidak memadai.
- Upah
kerja di desa rendah.
- Timbulnya
bencana desa, seperti banjir, gempa bumi, kemarau panjang, dan wabah
penyakit.
Faktor Penarik dari
Kota
- Faktor
penarik dan kota yang menyebabkan terjadinya urbanisasi sebagai berikut.
- Kesempatan
kerja lebih banyak dibandingkan dengan di desa.
- Upah
kerja tinggi.
- Tersedia
beragam fasilitas kehidupan, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan,
transportasi, rekreasi, dan pusat-pusat perbelanjaan.
- Kota
sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, ilmu pengetahuan, dan
teknologi.
Terjadinya urbanisasi
membawa dampak positil dan negatif, baik bagi desa yang ditinggalkan, maupun
bagi kota yang dihuni. Dampak positif urbanisasi bagi desa
(daerah asal) sebagai berikut.
- Meningkatnya
kesejahteraan penduduk melalui kiriman uang dan hasil pekerjaan di kota.
- Mendorong
pembangunan desa karena penduduk telah mengetahui kemajuan dikota.
- Bagi
desa yang padat penduduknya, urbanisasi dapat mengurangi jumlah penduduk.
- Mengurangi
jumlah pengangguran di pedesaan.
Adapun dampak negatif urbanisasi bagi desa sebagai berikut:
- Desa
kekurangan tenaga kerja untuk mengolah pertanian.
- Perilaku
yang tidak sesuai dengan norma setempat sering ditularkan dan kehidupan
kota.
- Desa
banyak kehilangan penduduk yang berkualitas.
Dampak Urbanisasi bagi Kota terdiri dari dampak positif dan dampak negatif. Dampak
positif urbanisasi bagi kota sebagai berikut.
- Kota
dapat memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja.
- Semakin
banyaknya sumber daya manusia yang berkualitas.
Dampak negatif
urbanisasi bagi kota sebagai berikut.
- Timbulnya
pengangguran.
- Munculnya
tunawisma dan gubuk-gubuk liar di tengah-tengah kota.
- Meningkatnya
kemacetan lalu lintas.
- Meningkatnya
kejahatan, pelacuran, perjudian, dan bentuk masalah sosial lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar