KESETARAAN
ANTARA PRIA DAN WANITA
Sejak zaman dahulu, di
Indonesia terjadi penjajahan terhadap kaum wanita oleh kaum pria. Penjajahan
tersebut makin terlihat saat zaman penjajahan oleh negara-negara baik dari
Eropa maupun dari Asia. Namun, pada zaman penjajahan Belanda, terdapat suatu
perlawanan oleh kaum wanita yang diawali dari R. A. Kartini. Beliau
mengemukakan bahwa seharusnya kaum pria dan kaum wanita memilki derajat yang
sama sehingga para wanita saat itu dituntut agar mendapatkan hak yang sama seperti
pria seperti memperbolehkan wanita yang kurang mampu boleh sekolah dan tidak
hanya mengurusi urusan rumah tangga saja. Berkat beliau hak-hak wanita mulai
didapatkan.
Saat ini hampir seluruh
wanita di Indonesia sudah mendapatkan kesetaraan hak yang sama dengan pria.
Dari mulai sekolah, pekerjaan, hingga posisi-posisi yang memilki kewenangan
dalam hal mengatur negara ini. Pekerjaan-pekerjaan yang dulunya hanya dilakukan
oleh pria sekarang wanita jug bisa mengerjakannya juga. Indonesia juga pernah
dipimpin oleh seorang presiden pertama di Indonesia yaitu Megawati Soekarno
Putri. Wanita sekarang bukanlah wanita yang hanya berada di dapur dan melakukan
pekerjaan rumah tangga saja, dari mereka sudah memiliki pendidikan-pendidikan
yang sangat layak.
Tidak ada perbedaan
derajat antara pria dan wanita itu adalah sesuatu yang sangat diperlukan.
Bahkan hal tersebut jug tercantum dalam agama. Baik pria maupun wanita
sama-sama saling membutuhkan. Tentunya jika bisa bekerja sama baik di dunia
pekerjaan atupun di masyarakat akan menghasilkan sesuatu yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar