Jumat, 26 Desember 2014

KESETARAAN ANTARA PRIA DAN WANITA

Sejak zaman dahulu, di Indonesia terjadi penjajahan terhadap kaum wanita oleh kaum pria. Penjajahan tersebut makin terlihat saat zaman penjajahan oleh negara-negara baik dari Eropa maupun dari Asia. Namun, pada zaman penjajahan Belanda, terdapat suatu perlawanan oleh kaum wanita yang diawali dari R. A. Kartini. Beliau mengemukakan bahwa seharusnya kaum pria dan kaum wanita memilki derajat yang sama sehingga para wanita saat itu dituntut agar mendapatkan hak yang sama seperti pria seperti memperbolehkan wanita yang kurang mampu boleh sekolah dan tidak hanya mengurusi urusan rumah tangga saja. Berkat beliau hak-hak wanita mulai didapatkan.
Saat ini hampir seluruh wanita di Indonesia sudah mendapatkan kesetaraan hak yang sama dengan pria. Dari mulai sekolah, pekerjaan, hingga posisi-posisi yang memilki kewenangan dalam hal mengatur negara ini. Pekerjaan-pekerjaan yang dulunya hanya dilakukan oleh pria sekarang wanita jug bisa mengerjakannya juga. Indonesia juga pernah dipimpin oleh seorang presiden pertama di Indonesia yaitu Megawati Soekarno Putri. Wanita sekarang bukanlah wanita yang hanya berada di dapur dan melakukan pekerjaan rumah tangga saja, dari mereka sudah memiliki pendidikan-pendidikan yang sangat layak.
Tidak ada perbedaan derajat antara pria dan wanita itu adalah sesuatu yang sangat diperlukan. Bahkan hal tersebut jug tercantum dalam agama. Baik pria maupun wanita sama-sama saling membutuhkan. Tentunya jika bisa bekerja sama baik di dunia pekerjaan atupun di masyarakat akan menghasilkan sesuatu yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar